Tampilkan postingan dengan label Karir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karir. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Desember 2012

Tips agar kredit motor anda disetujui (aplikasi permohonan kredit motor diterima) :

Tips agar kredit motor anda disetujui (aplikasi permohonan kredit motor diterima) :

- 1 : Dokumen dan berbagai hal yang disyaratkan harus anda lengkapi serta isi antara fotokopian dan dokumen asli wajib sama. Jangan pula menyerahkan dokumen yang telah kedaluarsa alias terlambat diperpanjang atau tidak berlaku lagi. Ambil angsuran maksimal besarnya 1/3 atau 40 % dari pendapatan bersih anda. Pada umumnya karyawan tetap baik PNS atau Swasta lebih mudah disetujui. Juga pemilik rumah sendiri dan telah menikah. Ada rahasia umum di kalangan leasing yang mewaspadai calon konsumen yang bekerja di sektor penegakan hukum terutama profesi pengacara karena menguasai peraturan maka dicurigai mempermainkan hukum jika terjadi kredit macet. Contoh lain anda mengaku sebagai pengusaha dengan penghasilan di atas Rp 20.000.000/bulan tentunya tidak logis jika hanya ingin cicilan sepeda motor kelas bebek. Jika anda bermaksud mencari penjamin atau menginginkan nantinya nama dalam BPKB diisi bukan nama anda maka carilah yang kredibel, usia antara 25 tahun s/d 50 tahun dan sehat, serta masih satu keluarga dengan anda.

- 2 : Perbesar uang muka (DP) dari minimal yang disyaratkan. Beri DP sebesar minimal 40 % harga motor. Hal ini berlaku bagi anda yang termasuk rawan ditolak. Tentunya jangan asal memilih kredit murah. Semakin lama waktu Anda melakukan kredit, hitungannya jumlah kredit semakin mahal, jadi jangan asal memilih kredit murah per bulannya saja.

- 3 : Kalau anda ternyata pelanggan setia di leasing tersebut dengan reputasi baik (angsuran lancar tanpa masalah) sudah merupakan nilai plus sehingga survey hanya formalitas saja. Tapi jika anda ternyata sering membuat masalah seperti cicilan sepeda motor macet hingga motor disita (masuk daftar blacklist) dijamin pengajuan kredit akan ditolak. Konsumen yang masuk daftar blacklist akan disebar ke sesama leasing hingga dealer motor agar diwaspadai.

- 4 : Usia anda harus minimal 21 tahun atau telah menikah (tidak sedang sekolah, kalau sedang kuliah tidak masalah), mempunyai keluarga atau rekan yang punya nomor telepon (tidak boleh satu rumah / tempat tinggal).

- 5 : Pemegang kartu kredit yang kredibel cenderung dapat disetujui tanpa survey bertele – tele. Apalagi jika Bank pengeluar kartu kredit ada kerjasama dengan lembaga leasing yang kita pilih.

- 6 : Kenal dengan petugas atau pemilik dealer motor tempat kita akan membeli motor via leasing. Setidaknya dealer akan memberi masukan positif pada petugas leasing.

- 7 : Jika anda punya kedudukan penting di masyarakat atau pemerintahan merupakan nilai plus dan memperbesar peluang aplikasi kredit/cicilan motor anda disetujui.

- 8 : Jangan bertempat tinggal atau memilih alamat tinggal di wilayah yang masuk daftar hitam lembaga leasing. Lokasi dan posisi anda tinggal juga sangat menentukan. Sebuah wilayah masuk daftar hitam jika kebanyakan konsumen di sana selalu menunggak angsuran dan macet, warganya melindungi konsumen penunggak hingga mempersulit upaya penagihan ataupun penyitaan, konsumen di sana rata – rata menggadaikan atau menjual motor yang belum lunas tanpa sepengetahuan pihak leasing, sering terjadi motor yang disita sudah tidak lengkap bahkan sudah tak layak pakai hingga sangat merugikan pihak leasing. Ini mempersulit langkah cicilan motor Anda nantinya.

- 9 : Service petugas survey semaksimal mungkin. Semua kredit patokannya untuk dapat disetujui menyangkut 5 hal yaitu character (karakter = sikap dan reputasi penerima kredit), capacity (kapasitas = kemampuan membayar atau mengembalikan pinjaman), capital (kapital = harta atau benda berharga yang dimiliki), collateral (jaminan yang dimiliki harus bisa menutup saat terjadi angsuran macet), condition ( kondisi menyangkut berbagai hal seperti usia dan kesehatan pemohon, jumlah tanggungan pemohon, gaya hidup pemohon, hubungan pemohon dengan keluarganya, lingkungan sekitar pemohon tinggal, dsb). Ini semua akan diketahui saat petugas survei mendatangi anda. Hal yang samajuga terjadi pada kredit mobil.

Rabu, 19 Desember 2012

Proses Kredit

Setelah semua dokumen atau data persyaratan untuk pengajuan kredit motor lengkap, maka proses selanjutnya adalah proses analisa dari perusahaan leasing terhadap calon konsumen. Proses analisa yang dilakukan meliputi :
1.   Survey
a.   Survey ke rumah
      Proses yang dilakukan oleh pihak leasing untuk menguji atau memastikan keabsahan suatu dokumen atau data persyaratan kredit (melihat data asli),  menganalisa kondisi tempat tinggal dan lingkungan calon konsumen serta hubungan calon konsumen dengan lingkungan tempat tinggal.  Biasanya dilakukan dengan datang langsung ke tempat tinggal calon konsumen.
  1. Survey ke tempat usaha/kerja
Suatu proses yang dilakukan untuk mengetahui kebenaran dari data keuangan calon konsumen. Bila calon konsumen adalah seorang karyawan, melalui telphon dapat ditanyakan apakah benar karyawan tersebut bekerja disana, status kerjanya, posisi atau jabatannya, masa kerja, gaji perbulan. Biasanya dapat ditanyakan kepada Divis SDM atau personalia suatu perusahaan dimana calon konsumen bekerja. Jika calon konsumen mempunyai usaha, maka akan dilakukan survey langsung ketempat usaha, bila jaraknya memungkinkan, bila terlalu jauh dapat dilakukan dengan melalui telpon. Semua proses survey biasanya dilakukan oleh seorang Credit Marketing Officer (CMO) atau yang biasa dikenal dengan sebutan Surveyor.

Dalam proses survey inilah  calon konsumen dapat menentukan type motor yang akan dikredit, jumlah uang muka yang disepakati dan jangka waktu angsuran (tenor), biasanya 11 bulan (1 tahun), 17 bulan (1.5 tahun), 23 bulan (2 tahun) atau 35 bulan 3 tahun, dan tanggal jatuh tempo pembayaran angsurannya. Biasanya dalam kredit motor jangka waktu angsuran di kurangi satu bulan, maksudnya bila 1 tahun konsumen hanya membayar 11 kali (1 tahun = 12 bulan), karena uang muka yang dibayar oleh konsumen biasanya sudah termasuk 1 kali angsuran. Calon konsumen juga boleh bertanya apa saja yang berkaitan dengan kredit motor, diantaranya asuransi yang didapat beserta prosedur klaim bila terjadi sesuatu yang berkaitan dengan asuransi (motor hilang), poin-poin yang mungkin didapat bila membayar tepat waktu, denda yang harus dibayar bila terjadi keterlambatan, cara pembayaran ansuran, proses perpanjangan STNK, proses pengambilan BPKB pada saat akhir tenor dan sebagainya. Yang sering menjadi pertanyaan calon konsumen adalah pada saat survey calon konsumen diharuskan menanda tangani surat perjanjian kredit, sedangkan semua berkas surat perjanjian kredit  belum terisi atau kosong. Tidak jarang membuat calon konsumen merasa ragu atau bahkan curiga untuk menandatangani semua  surat perjanjian, bahkan calon konsumen diharuskan menandatangani kwitansi kosong. Dalam prosedur kredit motor hal tersebut (surat perjanjian kosong) adalah hal yang biasa, prosedurnya memang seperti itu, berbeda jika dibandingkan dengan prosedur kredit mobil. Dalam prosedur kredit mobil, biasanya semua dokumen atau surat perjanjian kredit diisi terlebih dahulu, baru kemudian ditandatangani oleh konsumen. Selain pemohon kredit (orang yang mengajukan kredit) yang diharuskan untuk menanda tangani dokumen atau surat perjanjian ada pihak lain yang juga diharuskan untuk ikut menanda tangani dokumen atau surat tersebut. Bila pemohonnya sudah mempunya istri atau suami, maka istri atau suaminya tersebut wajib ikut menanda tangani. Bila pemohon belum berkeluarga, maka orang tua diwajibkan ikut menanda tangani dokumen atau surat perjanjian kredit tersebut sebagai pihak yang menjamin atas kredit yang diajukan oleh anaknya sebagai pemohon kredit. Seseorang yang belum berkeluarga dan usianya belum mencapai 21 tahun, biasanya belum boleh mengajukan kredit motor.

2.   Pelaporan
Setelah semua proses survey dilakukan, maka proses selanjutnya adalah proses pelaporan yang dilakukan oleh seorang surveyor kepada atasannya atau biasanya disebut Komite Kredit. Yang termasauk dalam komite kredit biasanya selain surveyor adalah kepala marketing/marketing head, credit analis, terakhir kepala cabang (bila dalam suatu cabang), Fungsinya untuk menganalisa atau mengambil keputusan untuk menolak atau menyetujui pengajuan kredit motor yang diajukan oleh calon konsumen. Bila disetujui, pihak leasing akan mencetak surat persetujuan kredit, biasanya disebut Purchase Order (PO) yang kemudian diberikan kepada pihak dealer dimana calon konsumen mengajukan kredit pertama kali. Ada beberapa kriteria atau syarat tambahan atau pengalaman (data) yang digunakan oleh pihak leasing dalam memberikan persetujuan atau menolak pengajuan kredit motor. Pertama, Repeat order (RO), biasanya konsumen yang bersangkutan pernah melakukan kredit motor di perusahaan leasing yang sama dan telah lunas, pihak leasing pasti mempunyai database konsumen tersebut, pihak leasing tinggal melihat history payment dari konsumen tersebut, bila bagus biasanya pihak leasing lebih mempercayai fakta yang ada dan akan lebih mudah untuk memberikan atau menyetujui kredit motor lagi, walaupun terkadang data yang diajukan kurang memenuhi syarat. Bila history payment konsumen tersebut jelek (banyak tunggakannya) maka biasanya pihak leasing langsung menolak pengajuaan kredit yang dilakukan oleh konsumen tersebut, walaupun data yang diajukan sangat memenuhi syarat. Kedua, Additional Order (AO), konsumen yang telah kredit motor di perusahaan leasing yang sama dan belum lunas (sedang berlangsung), kemudian mengajukan kredit motor lagi. Dengan data yang sudah ada pihak leasing bisa melihat kelancaran pembayaran untuk motor yang pertama (bagus/jelek), bila jelek sudah pasti pihak leasing tidak akan memberikan kredit motor yang baru, bila pembayaran motor yang pertama bagus (tidak pernah terlambat), pihak leasing akan mempertimbangkan terlebih dahulu apakah bila diberikan kredit motor yang kedua tidak akan membuat konsumen berat dalam membayar ( 2 motor), atau untuk siapa lagi motor yang ke-2 (sedang diajukan).

3.       Pengiriman Motor
Dengan diterimanya surat persetujuan dari pihak leasing, maka pihak dealer melakukan pengiriman unit motor kepada pemohon, biasanya kealamat dimana konsumen tinggal. Sebelum mengirim unit motor, pihak dealer  akan memberitahukan kepada konsumen bahwa kredit yang diajukan telah disetujui, selanjutnya membicarakan mengenai cara bayar uang muka dan waktu pengiriman. Bila pembayaran uang muka dan waktu telah disepakati, pihak dealer akan mempersiapkan unit motor yang akan dikirim dan dokumen yang dibutuhkan untuk proses pengiriman (surat jalan).  

4.   Masa pembayaran angsuran
Selanjutnya bila unit motor telah diterima oleh konsumen yang bersangkutan, maka konsumen harus melakukan pembayaran cicilan (angsuran), selama masa jangka waktu kredit yang telah disepakati dengan pihak leasing sebagai kewajiban yang harus ditanggung oleh konsumen. Masalah akan timbul apabila masa angsuran sudah memasuki angsuran ke 11, karena pada saat itu juga STNK motor memasuki masa kadaluarsa dan diperlukan perpanjangan. Untuk memperpanjang, konsumen harus mau tidak mau datang langsung ke pihal leasingnya untuk meminta surat keterangan bahwa motor yang bersangkutan masih dalam proses angsuran, artinya BPKB yang asli ada di pihak leasing, biasanya surat keterangan tersebut dilampiri fotocopy BPKB sebagai salah satu syarat untuk memperpanjang STNK, tanpa adanya surat keterangan dari pihak leasing, konsumen akan menemui kesulitan pada saat proses perpanjang STNK. Setelah mendapat surat keterangan dari pihak leasing, konsumen dapat mengurus sendiri proses perpanjangan STNK atau dapat meminta bantuan dari pihak leasing untuk mengurusnya dengan membayar biaya pengurusan yang telah ditetapkan oleh pihak leasing tentunya.

5.   Proses pengambilan BPKB
Ada beberapa kondisi dimana konsumen boleh mengambil surat Bukti Pemilikan Kendaraaan Bermotor (BPKB). Pertama, pada saat berakhirnya masa angsuran. Konsumen boleh langsung mengambil BPKB dengan cara datang ke pihak leasing pada akhir angsuran, biasanya pihak leasing sudah mempersiapkan surat BPKB nya. Kedua, pada saat masa angsuran belum berakhir. Seandainya saja konsumen mempunyai uang untuk melunasi angsurannya secara tunai (pelunasan dipercepat). Untuk pengambilan surat BPKB seperti ini konsumen harus melakukan konfirmasi kepada pihkak leasing kurang lebih sebulan sebelum masa pelunasan, karena pihak leasing biasanya belum mempersiapkan surat BPKB, pihak leasing hanya mempersiapkan surat BPKB untuk konsumen yang telah berakhir masa pembayaranya, dengan konfirmasi yang dilakukan, pihak leasing akan mempersiapkan surat BPKB walaupun masa angsuran belum berakhir. Bila tidak dilakukan konfirmasi dahulu, biasanya pada saat konsumen datang ke pihak leasing untuk melakukan pelunasan, surat BPKB belum ada, karena mungkin saja disimpan di kantor pusat, dengan demikian konsumen tidak langsung mendapatkan BPKB motor yang diangsur. Satu hal lagi yang harus diperhatikan, orang yang bisa mengambil surat BPKB adalah pihak pemohon, contoh : bila istri bertindak sebagai pemohon kredit tetapi STNK dan BPKB diatasnamakan suami, maka hanya istri yang boleh mengambil BPKB, suami tidak mempunyai hak untuk mengambil, atau bila terpaksa suami atau orang lain yang mengambil, diharuskan membawa surat kuasa bermaterai cukup (6.000) dari pemohon kredit dan melampirkan KTP asli dari yang memberikan kuasa. 

By :  Lerning’s

Jumat, 14 Desember 2012

HRD Memiliki Peran Penting


PERAN Human Resources Development (HRD) sangat besar dalam kemajuan perusahaan. Tidak terkecuali dalam memberikan kontribusi untuk meningkatkan semangat dan kinerja karyawan. Sejatinya, HRD merupakan strategic partner dewan direksi dalam mencapai tujuan perusahaan.

Karenanya, HRD mempunyai fungsi untuk membuat strategi dan program bagi suatu perusahaan, yang bertujuan m

engembangkan sumber daya manusia (SDM).

Menurut konsultan senior EXPERD Linawaty Mustopoh, HRD dituntut untuk memahami secara mendalam tujuan yang akan dicapai perusahaan. "Sehingga divisi HRD dapat membuat sistem yang berguna untuk mendongkrak kinerja karyawan," ujar Lina.

Hal ini perlu dilakukan karena masing-masing karyawan dalam suatu perusahaan dapat dipengaruhi oleh faktor yang berbeda dalam bekerja. Inilah yang membuat mereka memiliki motivasi yang berbeda pula dalam bekerja.

Banyak perusahaan mengira bahwa dengan memberikan kompensasi dan tunjangan-tunjangan, otomatis akan meningkatkan kinerja karyawan, namun hal itu tidak sepenuhnya benar.

"Ada karyawan yang lebih mementingkan pengakuan atas hasil kerjanya, ada pula yang lebih mementingkan kesempatan untuk bisa mengembangkan keahlian dan pengetahuannya," ungkap David Knowles, Managing Partner PT Opus Management Indonesia.

Secara umum, ada beberapa faktor yang memengaruhi kinerja karyawan, antara lain lingkungan kerja, kompensasi dan benefit, serta kompetensi individu itu sendiri.

Identifikasi yang tepat terhadap kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan kinerja karyawannya akan memudahkan perusahaan dan khususnya departemen HRD untuk menentukan metode atau langkah yang perlu dilakukan.

Nah, salah satu cara yang paling adil dalam memberikan imbalan atau penghargaan ini, yakni lewat evaluasi kinerja karyawan. Evaluasi kinerja ini bertujuan untuk menjamin pencapaian sasaran dan tujuan perusahaan. Di samping itu, evaluasi ini berguna pula untuk mengetahui posisi perusahaan dan tingkat pencapaian sasaran perusahaan.

Terutama untuk mengetahui bila terjadi keterlambatan atau penyimpangan agar segera diperbaiki sehingga sasaran atau tujuan tercapai. Hasil evaluasi kinerja individu dapat dimanfaatkan untuk banyak penggunaan selain pemberian kompensasi.

Yakni juga berguna untuk pengembangan SDM, program peningkatan produktivitas, program kepegawaian, dan menghindari perlakuan diskriminasi. Hasil-hasil penilaian prestasi kerja ini digunakan sebagai dasar bagi evaluasi reguler terhadap prestasi para karyawan, yang meliputi telaah gaji.

Dalam hal ini mencakup kenaikan bonus dan kenaikan gaji lainnya yang merupakan salah satu tujuan utama penilaian prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja juga digunakan untuk kesempatan promosi dan tujuan pengembangan. Tentunya hal ini dilakukan oleh divisi HRD.

Faktor motivasi memang memiliki hubungan langsung dengan kinerja individual karyawan. Karena kedudukan dan hubungannya itu, maka sangatlah strategis jika pengembangan kinerja individual karyawan dimulai dari peningkatan motivasi kerja.

Biasanya karyawan yang puas dengan apa yang diperolehnya dari perusahaan akan memberikan lebih dari apa yang diharapkan dan dia akan terus berusaha memperbaiki kinerjanya.

Sebaliknya, karyawan yang kepuasan kerjanya rendah, cenderung melihat pekerjaan sebagai hal yang menjemukan dan membosankan sehingga dia bekerja dengan terpaksa dan tanpa semangat. Untuk itu, merupakan keharusan bagi perusahaan untuk mengenali faktor-faktor apa saja yang membuat karyawan puas bekerja di perusahaan.

Pemahaman tentang jenis atau tingkat kebutuhan perorangan karyawan oleh perusahaan menjadi hal mendasar untuk meningkatkan motivasi.� Dengan tercapainya kepuasan kerja karyawan, produktivitas pun akan meningkat. Motivasi yang ada pada setiap orang berbeda-beda antara yang satu dan yang lain.

Yang perlu diingat adalah mekanisme pemberian penghargaan yang hendaknya diatur dalam suatu program atau regulasi perusahaan agar betul-betul tepat sasaran. Jadi, diperlukan analisis kebutuhan untuk dapat mengetahui apa yang sebetulnya dibutuhkan para karyawan. Program-program reward tersebut misalnya dengan mengadakan employee of the year, bonus, pengakuan kerja, atau penghargaan yang berupa ucapan terima kasih atau memberikan senyum.

Hal ini bisa menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan. Berikan pula karyawan kesempatan untuk mengembangkan diri melalui training atau workshop. Untuk dapat mempertahankan spirit ini, maka program-program pemberian reward ini hendaknya menjadi program yang berkesinambungan. Karena yang menjadi hambatan terbesar dalam peningkatan motivasi adalah untuk tetap menjaga semangat yang sudah ada untuk tetap ada bahkan meningkat.

Lead Consultant PT Opus Management Indonesia Gita Pratiwi mengatakan, perlu diperhatikan bahwa masalah peningkatan kinerja karyawan tidak semata-mata tanggung jawab HRD dan perusahaan. Namun juga tanggung jawab dari masing-masing atasan atau manajer di tiap departemen. Sebab, sesungguhnya setiap manajer memiliki tanggung jawab untuk mengelola kinerja anak buahnya.


(nsa)

Kamis, 06 Desember 2012

Conto Surat Lamaran Kerja IT

Purwakarta, 5 Desember 2012

Kepada Yth.
HRD Manager
PT. xxxxx
Purwakarta

Dengan hormat,
Saya baru saja menyelesaikan pendidikan di STT Wastukancana Purwakarta, jurusan  Teknik Informatika Komputer. Sesuai dengan iklan yang dimuat di Loker Sumut, bahwa PT. Solusi Nusantara mencari Staff IT, dengan ini saya mengajukan diri untuk melamar posisi tersebut.

Saya memiliki kemampuan di bidang Database/Graphic Package Design, familiar dengan Access, MySQL dan Crystal Report. Semasa kuliah saya mengerjakan beberapa proyek minor untuk perusahaan kecil, seperti database karyawan dan database sekolah. Disamping itu dalam 1 tahun terakhir saya menjadi guru privat komputer di rumah-rumah.

Dengan latarbelakang pendidikan, pengetahuan dan keterampilan tersebut, saya yakin akan dapat melakukan tugas-tugas dengan baik sebagai IT Staff perusahaan, disamping saya seorang yang suka belajar hal-hal baru.

Sebagai bahan pertimbangan turut saya lampirkan Curriculum Vitae yang memuat rincian pengalaman dan kursus-kursus yang telah saya ikuti serta kelengkapan berkas lainnya. Akan menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi saya jika diberikan kesempatan untuk wawancara untuk menjelaskan lebih banyak tentang kualifikasi saya.

Atas kesempatan dan perhatian yang Bapak/Ibu berikan saya ucapkan terimakasih.

Hormat saya,

 

Roni Afriyansyah

Contoh Surat Lamaran Kerja

Purwakarta, 5 Desember 2012
Hal : Lamaran Pekerjaan

Kepada Yth.,
Manajer Sumber Daya Manusia
PT. Gilland Ganesha

Jl. Raya Kebon Durian No. 11
Jakarta Timur


Dengan hormat,
Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari PT. Gilland Ganesha, seperti yang termuat di harian Kompas tanggal 20 Agustus 2012. Saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Marketing di PT. Gilland Ganesha.
Data singkat saya, seperti berikut ini.

Nama
Tempat & tgl. lahir
Pendidikan Akhir

Alamat
Telepon, HP, e-mail
Status Perkawinan
: Roni Afriyansyah
: Purwakarta, 03 April 1989
: Sarjana Teknik Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana
  (Konsentrasi Teknik Informatika)
: xxxxxxx
: 0878 xxxx xxxx, 0853 xxxx xxxx, xxx@yahoo.co.id
: Belum Menikah
Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik, dan dapat berbahasa Inggris dengan baik secara lisan maupun tulisan. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan serta memiliki kemampuan manajemen dan marketing yang baik. Saya telah terbiasa bekerja dengan menggunakan komputer. Terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office, seperti Excel, Word, Acces, PowerPoint, OutLook, juga internet, maupun surat-menyurat dalam Bahasa Inggris.
Saat ini saya bekerja sebagai staff Marketing di PT. Hilmy Finance. Saya senang untuk belajar, dan dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim dengan baik.
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :
  1. Daftar Riwayat Hidup.
  2. Foto copy ijazah S-1 dan transkrip nilai.
  3. Foto copy sertifikat kursus/pelatihan.
  4. Pas foto terbaru.
Saya berharap Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan wawancara, sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih terperinci tentang potensi diri saya.
Demikian surat lamaran ini, dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu.

Hormat saya,



Roni Afriyansyah

Senin, 26 November 2012

Tips jawaban wawancara kerja

Berikut tips rahasia sukses wawancara saat melamar pekerjaan :
1. Berapa gaji yang Anda minta?
Jawab: Sebutkan gaji yang besarnya realistis. Lihat mata pewawancara, sebutkan jumlah, dan berhentilah bicara. Jangan bohong tentang gaji yang Anda terima di kantor sebelumnya, bila Anda sudah bekerja. Bila Anda merasa bahwa gaji Anda di kantor yang sekarang terlalu kecil, berikan penjelasan.
2. Apa kelebihan utama Anda?
Jawab: Pilih potensi Anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang Anda lamar. Hindari respons yang generik seperti pengakuan bahwa Anda pekerja keras. Lebih baik, berikan respons berupa, "Saya selalu disibukkan oleh daftar pekerjaan yang saya buat sendiri. Sebab, saya tidak mau pulang sebelum pekerjaan di kantor beres semua."
3. Apa kekurangan Anda yang paling jelas?
Jawab: Jangan bilang Anda seorang perfeksionis (menunjukkan bahwa Anda sombong). Lebih baik, jujur saja dan sebutkan kelemahan yang kongkret. Misalnya, Anda lemah menghitung di luar kepala, dan karenanya Anda mengatasinya dengan membawa kalkulator. Tapi, kemudian, susul dengan kelebihan Anda.
4. Di mana Anda melihat diri Anda lima tahun lagi?
Jawab: Gambarkan posisi yang realistis. Kira-kira dua-tiga posisi di atas posisi yang Anda lamar sekarang. Jangan sertakan cita-cita yang tak ada hubungannya dengan lamaran pekerjaan Anda, misalnya, ingin jadi bintang sinetron atau jadi novelis. Sebab, Anda akan tampak tidak fokus.
5. Mengapa Anda ingin meninggalkan kantor yang lama?
Jawab: Jangan sampai mengemukakan hal yang negatif. Kalau kenyataannya begitu, ucapkan dalam kalimat ‘positif’, misalnya bahwa Anda tidak melihat ada ‘ruang’ di mana Anda bisa berkembang. Lalu, jelaskan mengapa Anda menganggap bahwa pekerjaan di kantor baru ini memberi kesempatan yang lebih baik.
6. Adakah contoh kegagalan Anda?
Jawab: Ungkapkan kegagalan yang pernah Anda alami, tapi yang sudah terpenuhi solusinya. Supaya, pewawancara tahu bahwa Anda punya usaha untuk mengatasi masalah
7. Apakah Anda punya pertanyaan?
Jawab: Berikan paling sedikit dua pertanyaan yang terfokus pada kantor baru ini. Misalnya, Anda bertanya apakah kantor ini sudah punya website. Atau, bisa juga Anda mempertanyakan kehadiran CEO yang Anda tahu baru saja diangkat – apakah membuat kinerja perusahaan semakin baik, dan semacamnya. 

sumber :  Oleh Diana Marbun