Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Desember 2012

Haram Bagi Laki-laki Memakai Emas Sutera

Saya pernah mendengar bahwa Laki-laki diharamkan memakai perhiasan berbahan emas. Karena penasaran, benarkah hal itu? Maka akhirnya saya bertanya kepada beberapa sahabat yang saya anggap tau dan mengerti tentang syariat Islam. Selain itu, saya juga membaca beberapa artikel di blog dan di forum-forum Islami.
Ternyata memang benar bahwa Laki-laki HARAM memakai EMAS dan SUTERA.
Hal ini merujuk pada sebuah riwayat Nabi yang sangat gamblang menjelaskan keterkaitan antara LAKI-LAKI ** EMAS ** SUTRA.
HR abu daud dan an nasai dari Ali RA
Aku pernah meliha rasulullah SAW mengambil kain *SUTRA* lalu meletakkannya di tangan kanannya dan *EMAS* di tangan kirinya, kemudia beliau berkata “ KEDUA HAL INI ADALAH HARAM BAGI *LAKI-LAKI* DARI UMATKU“.
Selain Riwayat Hadist di atas, ada beberapa Riwayat Nabi yang lain, yang mengemukakan hal yang sama:
  • Diriwayatkan dari Umar, dia berkata, “Rasulullah shallallahu alayhi wasalam pernah membuat cincin emas, dan ketika memakainya meletakkan matanya dibagian dalam telapak tangannya, maka orang-orang jugamembuat cincin emas. Kemudian Rasulullah duduk diatas mimbar dan menaggalkan cincinnya sambil bersabda, ‘Sungguh aku telah memakai cincin ini dan aku letakkan matanya di perut telapak tangan‘ Lalau beliau membunag cincinitu sambil berkata, ‘Demi Allah aku tidak akan memakainya lagi selama-lamanya‘ maka orang-orang pun membuang cincin mereka”(HR Bukhari dan Muslim).
  • Nabi shallallahu alayhi wasalam pernah melihat sebuah cincin emas ditangan seorang lelaki, lalu beliau melepaskan cincin itu dan membuangnya, seraya bersabda, “Salah seorang dari kalian sengaja mengambil bara api neraka dan meletakkannya ditangannya“, Setelah itu Rasulullah pun pergi. Para sahabat berkata kepada lelaki itu “Ambillah cincinmu itu dan manfaatkanlah“. Lelaki itu menjawab “Tidak demi Allah, aku tidak akan mengambilnya setelah Rasulullah membuangnya“. (HR Muslim)

  • Diriwayatkan dari Abu Umamah, bahwa Nabi shallallahu alayhi wasalam pernah bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allahdan hari akhir, maka janganlah mengenakan sutra dan (memakai perhiasan emas).“(HR Ahmad, Hakim dan Ath-Thabrani)
  • Dari Abi Musa ra. bahwa Rasulullah saw bersabda, ”Telah diharamkan memakai sutera dan emas bagi laki-laki dari umatku dan dihalalkan bagi wanitanya.” (HR Turmuzi dengan sanad hasan shahih)
  • Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin al ‘Ash bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa dari umatku mengenakan emas kemudian dia mati masih dalam keadaan mengenakannya maka Allah mengharamkan baginya emas di surga. Dan barangsiapa dari umatku yang mengenakan sutera kemudian dia mati masih dalam keadaan mengenakannya maka Allah mengharamkan baginya sutera di surga.” (HR. Ahmad)
  • Secara logika,  jika emas halal Rasul akan memakai, sahabat akan memakai karena mengikuti Sunnah Rasulullah, ulama akan memakai karena Sunnah Rasulullah, kyai/syech akan memakai karena Sunnah Rasulullah, imam masjid akan memakai karena mendapat ilmu dari gurunya dan dalam rangka menjalankan Sunnah Rasul, sedangkan di dunia ini TAK ADA SEORANG ULAMA PUN yang mengenakan EMAS
Dari uraian di atas, emas dalam bentuk apapun, dalam berbagai warna hukumnya adalah HARAM. Meskipun pula seandainya emas di jadikan sepuhan untuk bahan lain, maka hukumnya tetaplah haram. Sebab nama emas tetap saja lekat meski kadarnya berkurang.
Namun benda yang dicat dengan warna emas, tidak bisa dikatakan sebagai emas. Sehingga tidak menjadi masalah bila seorang laki-laki menggunakan pakaian atau perlengkapan imitasi emas. Hukumnya tidak haram, sebab kenyataannya memang bukan emas, melainkan hanya rupa dan warnya saja. Yang haram adalah emasnya, bukan kemiripannya.
Penamaan masyarakat selama ini bahwa platina adalah emas putih tidaklah menjadikannya haram karena ia hanyalah sebatas penamaan yang pada hakekatnya ia bukanlah emas, sebagaimana mahalnya harga platina juga tidak menjadikannya haram untuk dikenakan oleh kaum laki-laki. Sehingga diperbolehkan bagi kaum pria untuk mengenakannya dikarenakan tidak ada dalil-dalil syariat yang menunjukkan pengharamannya terhadap laki-laki.
Selain platina, laki-laki juga diperbolehkan memakai perak. Hal ini merujuk pada Hadist yang diriwayatkan Anas bin Malik:
“Nabi shallallahu alayhi wasalam pernah membuat cincin perak. Di cincin itu terdapt ukiran ‘Muhammad Rasulullah’“.(HR Bukhari dan Muslim)
Islam selalu memberikan solusi bagi setiap masalah manusia, baik yang tercantum di dalam Al-Qur’an atapuun dalam Al-Hadist. Misalnya seperti emas yang baru saja kita bicarakan, laki-laki memang di haramkan memakai emas, tapi boleh memakai platina, monel, bahkan bahan yang terbuat dari besi, asalakan tidak berlebihan dalam penggunaanya seperti yang tercantum dalam Q.S. Al-A’Raaf : 31
“Wahai Anak Adam kenakanlah perhiasanmu pada setiap (memasuki) masjid, serta makan dan minumlah, namun janganlah berlebihan, karena sesungguhnya Dia (Allah) tidak menyukai yang berlebihan”.
Makna Ayat Qur’an di atas adalah memperbolehkan laki-laki untuk memakai perhiasan, tetapi BUKAN EMAS, karena tidak ada kata EMAS yang menyebutkan untuk boleh dipakai.
Perhiasan bukan berarti emas. Karena sudah jelas bahwa EMAS adalah HARAM hukumnya.

Suatu saat aku pernah dihadapkan pada pilihan memakai ciincin emas atau tidak. Hal ini terjadi ketika aku akan menikah. Permasalahannya bukan di aku, tapi di calon suamiku…..apakah dia memakai cincin kawin atau tidak? Kami berunding untuk mencari solusi, dan beberapa solusi tercipta :
  1. Aku memakai cincin emas, sedangkan suamiku tidak memakai dan membeli cincin –> hanya aku saja yg punya cincin.
  2. Aku memakai cincin emas, calon suamiku juga PUNYA, tapi tidak dipakai –>> hanya disimpan
  3. Aku dan calon suami sama2 memakai cincin yang terbuat dari bahan BUKAN EMAS
  4. Aku memakai cincin emas, sedanhkan suamiku memakai cincin BUKAN EMAS –> bahan beda, tapi model dibuat sama
Akhirnya setelah menimbang dari beberapa hal, maka aq dan suami memutuskan untuk memilih cara yang ke-4. Aku  memakai cincin emas putih sedangkan suami memakai cincin perak murni dengan model yang sama. Mengapa emas putih? supaya warnanya sama dengan warna perak. Jadi, aku cari cincin emas dulu, setelah itu kami ke penjual cincin perak, dan memesan cincin perak sesuai ukuran jari suami dengan model yg sama dg cincin emas yg akan aku pakai. Alhamdulillah dalam waktu 2 minggu cincin unt suamiku jadi. Hasilnya, warna dan bentuk cincin kami persis sama satu dg yg lain…..Alhamdulillah… :-) Ada yg mau coba? ;-)

 sumber : sukma suci meylani

Sabtu, 08 Desember 2012

Doa Untuk Para Calon Istri

Ya Allah …
Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintai-Mu
lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang akan meletakkanku
pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidup
bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu Wajah tampan dan daya tarik fisik bagiku tidaklah penting
Yang terpenting adalah sebuah hati
yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau ya Allah
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat-Mu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
sehingga hidupnya tidaklah sia-sia
Seseorang yang memiliki hati yang bijak
tidak hanya otak yang cerdas
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi
juga menghormatiku
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi
juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah
Seseorang yang mencintaiku bukan karena
kecantikanku tapi karena hatiku
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat
terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang dapat membuatku merasa
sebagai seorang wanita ketika aku berada di sisinya
Ya Allah….
Aku tidak meminta seorang yang sempurna
namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku
sebagai peneguh di jalan dakwah
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk
mengatasi segala kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk
membuat hidupnya menjadi sempurna
Ya Allah….
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu
sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku
Berikanlah sifat yang lembut sehingga
kecantikanku datang dari-Mu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu
mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat
melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk
dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata
bijaksana,
mampu memberikan semangat serta
mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk
dirinya setiap pagi
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku
berharap kami berdua dapat mengatakan:
“Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah
memberikan kepadaku pasangan yang dapat
membuat hidupku menjadi sempurna.”
Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami
bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya
indah pada waktu yang telah Engkau tentukan
Amin….

Sumber :

Doa

DOA MEMINTA JODOH
Allaahumma anta khaliqu kulli nafsin
wajaa’ilu kullin minha zaujahaa fahab Mi zaujanshaalihaa.”
Ya Allah ya Tuhan kami! Engkau Pencipta
setiap jiwa dan Engkaulah yang menjadikan
setiap jiwa itu pasangannya/ jodohnya,
maka berikanlah kepada kami jodoh (suami/istri) yang saleh.

Doa Meminang Perempuan
Alhamdulillaahi. Wash-shalaatu wassalaamu ‘alaa Rasulillaah.
Asyhadu an laa ilaaha iliallaahu wahdahu laasyariika lahu.
Wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu vprasuuluhu.
Ji’tukum raaghiban fii fataatikum fulaanatin
aufii kariimatikum fulaanatin binti fulaanin.

“Segala puji bagi Allah, shalawat dan salamfemoga
tetappada utusan-Nya, saya mengakui bahwasannya
tidak ada Tuhan yang wajib disembah melainkan Allah sendiri-Nya,
dan supaya mengakui bahwasanya Muhammad itu adalah
hamba-Nya dan utusan-Nya, saya datang kepada kalian adalah
karena menghen-daki gadis kalian, atau sifulan bintifulan.”
Doa Mohon Kelonggaran Rezeki
Allaahumma yaaghaniyyu yaa
kariimu yaadzal fadl lil’adhiimi yaa waasi’al’
athaa-i walkarami.Allaahumma aghninii bihalaalika
wa akfinii bifadl lika ‘amman siwaaka.”
Ya Allah, Dzatyang kaya, Dzatyang Maha Pemurah,
Dzatyang mempunyaianugerah yang agung,
Dzat yang luas pemberian-Nya dan yang pemurah.
Ya Allah,perkayakanlah aku dengan apa-apa
yang Engkau halalkan,dan cukupkahlah untukku dengan keutamaan-Mu
darisiapa saja yang selain Engkau.”

Doa Minta Mulia dan Kaya
Allaahumma innii dla’iifun faqawwiniiwa innii dzaliilun fa a’izzanii wa inniifaqiirun fa aghninii yaa arhamarraahimiina.”Ya Allah, sesungguhnya aku lemah,maka kuatkanlah.dan aku adalah hina,maka muliakanlah. Dan aku adalah fakir, maka kayakanlah.
Ya Allah zat yang paling Penyayang.”
Doa Mohon Keselamatan dan Kesejah-teraan
Salaamun’alaik
“Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu.”

Doa Rumah Berkah
Rabbi anzilnii munzalan mubaarakan wa anta khairul munziliina”
“Ya Tuhan kami!
Tempatkanlah kami di tempatyang penuh dengan keberkahan,
sesungguhnya Engkau sebaik-baik yang menempatkan.

Doa Menuju Kebahagiaan
Allaahumma innii as-alukai fauza ‘indal qadlaa-i”
Ya Allah sesungguhnya aku memohon Engkau kebahagiaan datangnya qadla’,
tempat orang-orang yang sahid, kehidupan orang-orang yang
bahagia dan pertolongan atas beberapa musuh.”

Doa Keluarga Sakinah
Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaawaj’alnaa
lilmuttaqiina immamaa.
“Ya Allah, Tuhan kami,kami dan jadikanlah kami beserta anak
cucu kami pemuka bag! orang-orang yang bertakwa.
Doa Memberi Selamat kepada Pengantin
Baarakallaahu laka wabaaraka ‘alaika wajama’a bainakumaa fii khairin.
“Semoga kamu hidup rukun dan damai, direstuiAllah dan
dibahagiakan-Nya.” (HR. Ahmad dan al-Hakim)

Doa Menggauli Istri
Allaahumma jannibnisy-syaithaana, wajannibisy-syaithaana maa razaqtanii.
“Ya Allah, jauhkanlah aku dari syaitan
(perbuatan yang buruk) dari anakku.” (HR. Bukhari)

Doa Selamat
Allaahumma innaa nas-aluka ‘aafiyatan warahmatan
‘indalmauti wamaghfiratan ba’dal mauti.
Allaahumma hawwin ‘alainaa fiisakaraatil
mauti wannajaata minarinaari wal ‘afwa ‘indal hisaabi.
Rabbanaa laatuzigh quluubanaa
ba’da idzhadaitanaa wahablanaa min ladunka
rahmatan innaka antal wahhaabu.Rabbanaa aatinaa f ddunyaa hasanatan
wafil aakhirati hasanatan waqinaa ‘adzaa bannaari.”
Ya Allah kami mohon kepada Engkau
akan keselamatan agama, kesehatan badan,
tambahnya ilmu, berkahnya rezeki,
dapat ampunan sebelum mati, dan dapat ampun-an sesudah mati.
Ya Allah ringankanlah kami nanti diwaktu sakaratul maut,
dan selamatkanlah kami dari
siksa api neraka dan memperoleh ampunan di saat hari perhitungan.
Ya Tuhan kami janganlah Engkau jadikan hati
kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau member!
petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada
kami rahmat dari sisi Engkau;
karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia).
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di
dunia dan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka.”

DOA’A MEMINTA AMPUNAN DOSA
ALLAA HUMMAGHFIR LII WA KHATHAAYAAYA KULLAHAA
Artinya: Ya,Allah, ampunilah dosaku dan semua kesalahanku.

Jumat, 07 Desember 2012

"TANGISAN KAUM PRIA"

... "TANGISAN KAUM PRIA" ...

Siapa bilang pria tak bisa banyak menangis?

Tahukah engkau, kaum pria sesungguhnya jauh lebih sering "menangis".

Namun mereka menyembunyikan tangisnya di dalam kekuatan akalnya.
Itulah mengapa Tuhan menyebutkan pada pria terdapat dua kali lipat akal seorang wanita. Dan itulah sebabnya mengapa tiada yang kau lihat melainkan ketegarannya.

Pria menangis karena tanggung-jawabn ya di hadapan Tuhannya.
Ia menjadi tonggak penyangga rumah tangga.
Menjadi pengawal Tuhan bagi Ibu, saudara perempuan, istri dan anak-anaknya.

Maka tangisnya tak pernah nampak di bening matanya.
Tangis pria adalah pada keringat yang bercucuran demi menafkahi keluarganya.

Tak bisa kau lihat tangisnya pada keluh kesah di lisannya.
Pria "menangis" dalam letih dan lelahnya menjaga keluarganya dari kelaparan.

Tak dapat kau dengar tangisnya pada omelan-omelan di bibirnya.
Pria "menangis" dalam tegak dan teguhnya dalam melindungi keluarganya dari terik matahari, deras hujan dan dinginnnya angin malam.

Tak nampak tangisnya pada peristiwa-peris tiwa kecil dan sepele.
Pria "menangis" dalam kemarahannya jika kehormatan diri dan keluarganya digugat.

Pria "menangis" dengan sigap bangunnya di kegelapan dini hari.
Pria "menangis" dengan bercucuran peluhnya dalam menjemput rezeki.
Pria "menangis" dengan menjaga dan melindungi orang tua, anak dan istri.
Pria "menangis" dengan tenaga dan darahnya menjadi garda bagi agamanya.

Namun... Pria pun sungguh-sungguh menangis dengan air matanya.
Di kesendiriannya menyadari tanggung jawabnya yang besar di hadapan Tuhannya.
Sungguh tiada yang pantas mendampingi pria berharga seperti itu melainkan wanita mulia yang memahami nilainya.

Indah jalan menuju Tuhan jika wanita shalehah yang menjadi teman.
Pandanglah Ayah ...
Pandanglah Suami ...
Sesungguhnya syurga Allah di dalam keridha'an mereka...:)

Kamis, 06 Desember 2012

Sunah Setelah Ijab Kabul ( Pernikahan )

Solat solat sunat 2 rakaat ini dilakukan berjemaah antara suami dan isteri.

Cara untuk mengerjakannya ialah:

• Lafaz niatnya :

“Usolli sunnata ba’dan nikahi rak’ataini lillahi Ta’ala”
Allahu Akbar
" Aku niat sholat sunat sesudah nikah dua rakaat kerana Allah Ta’ala”
• Rakaat pertama : Membaca surah Al-Faatihah dan surah Al-Kafiruun’
• Rakaat kedua : Membaca surah Al-Faatihah dan surah Al-Ikhlas
• Membaca doa berikut selepas salam:

YA Allah, Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, segala puji-pujian bagi-Mu, seru sekalian alam. Ya Allah, aku bersykur kepada-Mu, telah selesai pernikahanku ini, kami memohon pada-Mu Ya Allah Engkau berkatilah pernikahan –ku ini. Engkau jadikanlah aku dan isteriku orang-orang yang soleh/holehah. Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim, pada-Mulah kami memohon pertolongan. Engkau anugerahkanlah padaku isteri/suami yang soleh, Engkau berikanlah akan aku dan isteriku petunjuk dan hidayah agar kami senantiasa di dalam keredhaan-Mu dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus sepanjang hidup kami. Engkau berikanlah kami kekuatan untuk memimpin isteri dan anak-anak kami ke jalan yang Engkau redhai. Engkau mesrakanlah kami, bahagiakanlah kami sebagaimana Nabi Muhammad s.a.w dan Siti Khadijah, Nabi Yusuf dengan Zulaikha, Nabi Adam dan Hawa. Engkau anugerahkanlah padaku dan isteriku anak-anak yang sholeh dan solehah. Engkau anugerahkanlah kami kesihatan dan kesejahteraan pada isteri/suami dan anak cucu kami sepanjang hayat kami dan sepanjang hayat mereka. Engkau peliharalah kami daripada perkara-perkara yang boleh merosak kemesraan dan kebahagiaan rumah tangga kami”


“Ya Allah ,Ya Rahman, Ya Rahim, Engkau anugerahkanlah kepada kami akan rezeki yang suci dan baik, lindungilah kami dari mendapat rezeki yang keji dan haram. Engkau jadikanlah aku, isteriku/suamiku dan anak-anak kami orang yang rajin mengerjakan solat dan bertaqwa. Engkau berikanlah petunjuk dan jalan sekiranya aku, isteri/suami dan anak-anak ku menyimpag ke jalan yang tidak Kau redhai. Engkau anugerahkanlah padaku, isteri/suami dan keturunan kami kekuatan dan keimanan untuk berbuat baik dan amal soleh sepanjang hayat kami. Engkau peliharalah kami, isteri/suami, anak-anak dan cucu-cucu kami dari sebarang mara bahaya,fitnah,dan malapetaka yang tidak diingini samaada yang lahir mahupun yang batin”
“Ya Allah,Engkau berkatilah umur kami, isteri/suami kami, anak-anak kami, cucu-cucu kami sehinggalah akhir hayat kami dan mereka. Engkau peliharalah kami, isteri/suami kami, anak-anak kami, cucu-cucu kami agar menjadi orang yang taat kepada-Mu Ya Allah, kepada kedua ibubapanya dan taat mengerjakan perintah-Mu dan taat dalam menjauhi larangan-Mu”

“Bahagiakanlah rumah tangga kami Ya Allah,(3 kali),

Engkau berkatilah rumahtangga kami Ya Allah (3 kali)”